MENTERI PERTAHANAN REPUBLIK INDONESIA LAKSANAKAN KUNJUNGAN KERJA DI YONIF TP 842/BADAK SAKTI

Pandeglang, Banten — Menteri Pertahanan Republik Indonesia Jenderal TNI (Purn.) Sjafrie Sjamsoeddin melaksanakan kunjungan kerja ke Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 842/Badak Sakti yang berlokasi di Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, Kamis (10/9/2026).

Kunjungan kerja tersebut merupakan bagian dari peninjauan terhadap perkembangan pembangunan sekaligus kesiapan Yonif TP 842/Badak Sakti sebagai salah satu Batalyon Teritorial Pembangunan tahap pertama. Dalam kunjungannya, Menhan RI melihat secara langsung kondisi satuan, kesiapan personel, pembangunan pangkalan, serta sarana dan prasarana pendukung pelaksanaan tugas

Setibanya di Yonif TP 842/Badak Sakti, Menhan RI beserta rombongan menerima penyambutan militer dari prajurit. Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan paparan satuan oleh Komandan Yonif TP 842/Badak Sakti, Letkol Inf Mulia Adi Dharma, mengenai perkembangan pembangunan pangkalan, kondisi satuan, kesiapan personel, serta berbagai fasilitas pendukung.

Dalam pengarahan kepada prajurit, Menhan RI menegaskan bahwa Yonif TP 842/Badak Sakti harus mampu menjadi contoh bagi satuan-satuan Teritorial Pembangunan lainnya. Keberhasilan satuan tidak hanya dilihat dari pembangunan infrastruktur, tetapi juga dari kualitas dan kesiapan prajurit serta sejauh mana keberadaan satuan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di wilayah sekitarnya.

Menhan RI juga menekankan pentingnya menjaga kemampuan tempur dan kesiapsiagaan prajurit dalam menghadapi setiap kemungkinan ancaman. Posisi Yonif TP 842/Badak Sakti yang berada di wilayah selatan Pulau Jawa menuntut setiap prajurit untuk senantiasa meningkatkan profesionalisme, kemampuan, disiplin, serta kesiapan dalam melaksanakan tugas pertahanan negara.

Selain memiliki kemampuan tempur, prajurit Yonif TP 842/Badak Sakti juga dituntut untuk selalu hadir dan dekat dengan masyarakat. Keberadaan prajurit di tengah rakyat diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman serta membawa manfaat nyata bagi kehidupan masyarakat di sekitar satuan.

Menhan RI turut memberikan perhatian terhadap pola kepemimpinan di satuan. Para Perwira dan Bintara ditekankan untuk senantiasa hadir di tengah-tengah anggota, menjadi teladan, memahami kondisi prajurit, serta melaksanakan pembinaan secara langsung dalam setiap kegiatan latihan maupun pelaksanaan tugas.

Dalam kesempatan tersebut, Menhan RI juga mengingatkan seluruh prajurit agar menjadikan Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan 8 Wajib TNI sebagai pedoman dalam kehidupan dan pelaksanaan tugas sehari-hari. Nilai-nilai tersebut tidak hanya untuk dihafalkan, tetapi harus dipahami, dihayati, dan diwujudkan melalui sikap, tindakan, disiplin, serta pengabdian kepada rakyat, bangsa, dan negara.

Melalui kunjungan kerja tersebut, diharapkan Yonif TP 842/Badak Sakti semakin meningkatkan kesiapan operasional, profesionalisme prajurit, soliditas satuan, serta kemampuannya dalam menjalankan tugas pertahanan sekaligus mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Turut mendampingi Menhan RI dalam kunjungan tersebut antara lain Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, Wakil Kepala Staf Angkatan Darat Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa, Kabaloghan Kemhan Marsdya TNI Yusuf Jauhari, serta Danrem 064/Maulana Yusuf Brigjen TNI Daru Cahyadi Soeprapto dan sejumlah pejabat terkait lainnya.

Kunjungan Menteri Pertahanan RI menjadi motivasi sekaligus kehormatan bagi seluruh prajurit Yonif TP 842/Badak Sakti untuk terus meningkatkan kemampuan, menjaga kehormatan satuan, memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat, serta memberikan pengabdian terbaik bagi bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *